Apakah langkah tersebut efektif untuk mengurangi para 'peminum' solar dan premium?
"Bukan masalah efektif atau tidak. Tapi yang penting sampai dengan akhir tahun harus 46 juta kiloliter (KL), tidak boleh lebih," tegas Chatib Basri, Menteri Keuangan, kala ditemui di sela-sela acara halal bihalal di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (4/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Chatib, saat ini opsi kebijakan yang bisa ditempuh pemerintah sangat terbatas. Untuk menerapkan langkah lain, seperti pembatasan konsumsi BBM berdasarkan kapasitas mesin (cc), butuh waktu untuk melakukan kajian.
"Umur tahun ini tinggal 4 bulan, cc itu berapa lama bikin aturannya, berapa lama bikin studinya? Nanti keluarnya Januari, sudah lewat," katanya.
Menurut Chatib, sebenarnya kebijakan yang paling efektif dan bisa dilakukan untuk menekan konsumsi BBM bersubsidi adalah dengan menaikkan harganya. "Itu salah satu. Makanya saya selalu bahas soal itu," tuturnya.
Namun, dia tidak bisa memastikan apakah menaikkan harga BBM bersubsidi bisa dilakukan oleh pemerintahan sekarang atau menjadi tugas pemerintahan mendatang. "Saya tidak tahu, lihat saja nanti," ucapnya.
(hds/dnl)











































