Listrik di Karimunjawa Hanya Hidup 6 Jam/Hari Meski Ramai Wisatawan

Listrik di Karimunjawa Hanya Hidup 6 Jam/Hari Meski Ramai Wisatawan

Rista Rama Dhany - detikFinance
Selasa, 05 Agu 2014 07:34 WIB
Listrik di Karimunjawa Hanya Hidup 6 Jam/Hari Meski Ramai Wisatawan
Jakarta - Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah terkenal dengan wisata alam bawah lautnya, tidak mengherankan banyak hotel bermunculan, tapi sayangnya masyarakat di sana hanya menikmati listrik 6 jam/hari.

"Pembangkit listrik di Karimunjawa masih menggunakan PLTD (diesel), nyalanya hanya 6 jam setiap hari, itu pun hanya malam hari," kata Kepala Divisi Gas dan BBM Suryadi Mardjoeki ditemui di ruang kerjanya, Kantor PLN Pusat, Senin (4/8/2014).

Suryadi mengatakan, seiring meningkatnya konsumsi listrik di Karimunjawa apalagi dengan makin banyaknya kunjungan pariwisata, hotel-hotel bermunculan, PLN akan mengantikan PLTD dengan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di sana sudah ada 30 hotel, tapi mereka listriknya menggunakan genset sendiri artinya produksi listrik sendiri, tiap Jumat, Sabtu dan Minggu turis yang datang mencapai 2.000 orang. Tapi untuk listrik kebutuhan masyarakat kapastasnya hanya 4 MW, itu pun harus membakar 28 kilo liter per hari untuk nyalakan listrik selama 6 jam," katanya.

Saat ini PLN menyiapkan pasokan gas CNG sebanyak 1,5 juta kaki kubik. Sehingga listrik bisa menyala selama 24 jam di Karimunjawa. Ini juga sudah kita lakukan di Pulau Bawean, Grisik, Jawa Timur. Kalau di Bawean PLTGnya sebentar lagi beroperasi secara komersil, sehingga bisa pasok listrik selama 24 jam," tutupnya.

(rrd/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads