"Pembangkit listrik di Karimunjawa masih menggunakan PLTD (diesel), nyalanya hanya 6 jam setiap hari, itu pun hanya malam hari," kata Kepala Divisi Gas dan BBM Suryadi Mardjoeki ditemui di ruang kerjanya, Kantor PLN Pusat, Senin (4/8/2014).
Suryadi mengatakan, seiring meningkatnya konsumsi listrik di Karimunjawa apalagi dengan makin banyaknya kunjungan pariwisata, hotel-hotel bermunculan, PLN akan mengantikan PLTD dengan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini PLN menyiapkan pasokan gas CNG sebanyak 1,5 juta kaki kubik. Sehingga listrik bisa menyala selama 24 jam di Karimunjawa. Ini juga sudah kita lakukan di Pulau Bawean, Grisik, Jawa Timur. Kalau di Bawean PLTGnya sebentar lagi beroperasi secara komersil, sehingga bisa pasok listrik selama 24 jam," tutupnya.
(rrd/ang)











































