Bendungan yang dikuasai ISIS ini merupakan objek vital negara kaya mnyak tersebut. Selain menghasilkan listrik tenaga air, bendungan ini juga membanjiri kota-kota besar Irak dengan mudah.
Hal ini menjadi ancaman yang serius bagi Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki's Shi'ite yang saat ini menjalankan pemerintahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pasukan ISIS juga berhasil menguasai salah satu ladang minyak terbesar di Irak, Ain Zalah. Dengan empat ladang minyak lain yang dikuasai di Suriah, ISIS sekarang mengontrol lima ladang minyak.
Dengan 'modal' sebanyak itu, pasukan ISIS bisa dengan mudah mendapatan dana untuk operasinya. Salah satunya dengan menjual minyak mentah.
Kemunculan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau kini bernama Daulah Islamiyah menimbulkan kekhawatiran di sejumlah negara, termasuk Indonesia. Sepak terjang kelompok itu juga tak main-main. Sejumlah wilayah sudah dikuasainya. Namun kini muncul teori konspirasi tentang mereka.
Awalnya, ISIS menjadi perbincangan di Irak saja. Lalu kemudian berkembang hingga ke Suriah dan negara Timur Tengah lainnya. Saat ini, organisasi yang ingin mendirikan negara baru dengan sistem kekhalifahan Islam tersebut juga ramai didiskusikan di Indonesia.
(ang/dnl)











































