Tak Jual Premium, SPBU Jalan Tol Ini Hilang Omzet Rp 162 Juta/Hari

Tak Jual Premium, SPBU Jalan Tol Ini Hilang Omzet Rp 162 Juta/Hari

- detikFinance
Rabu, 06 Agu 2014 16:07 WIB
Tak Jual Premium, SPBU Jalan Tol Ini Hilang Omzet Rp 162 Juta/Hari
Foto: SPBU Rest Area Sentul
Jakarta - Mulai pukul 00.00 malam hari tadi, seluruh SPBU di rest area jalan tol seluruh Indonesia tidak diperbolehkan menjual bensin subsidi jenis premium. Akibatnya omzet mereka menurun.

Contoh saja dari pantauan detikFinance di SPBU rest area Sentul tol Jagorawi, Rabu (6/8/2014). SPBU ini biasanya menjual bensin jenis premium maksimal hingga 25 ton per hari.

"Jumlah bensin premium sekitar itu kira-kira nilainya sekitar Rp 162 juta lebih kurangnya. Jadi omzet yang hilang yang sekitar itu," ujar Yaya, seorang penjaga SPBU di rest area Sentul tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia dan sejumlah pegawai di SPBU tersebut mengaku khawatir dengan nasibnya karena bila omzet SPBU turun. Dikhawatirkan masa depan bisnis SPBU di rest area jadi tak pasti. Ada sekitar 100 pegawai yang kerja di SPBU tersebut

Saat ini, SPBU tersebut masih menyimpan stok bensin premium, namun tidak bisa dijual. "Kita berharap stok tersebut bisa dijual," ujar Yaya.

Dari pantauan di lokasi, memang SPBU ini terlihat sepi. Bahkan SPBU di tol yang sama, yaitu di Km 10 juga tampak sepi karena tidak ada lagi bensin premium yang dijual.

Sejumlah mobil yang menghampiri SPBU di rest area Sentul ini langsung pergi, begitu tahu bensin premium tak lagi dijual.

Kalau untuk omzet bensin pertamax bagaimana? Yaya mengatakan, penjualan pertamax di SPBU tersebut jauh di bawah, yaitu hanya 3 ton per harinya.

(dnl/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads