Chatib: Kebijakan Kenaikan Harga BBM Diberikan ke Pemerintah Baru

Chatib: Kebijakan Kenaikan Harga BBM Diberikan ke Pemerintah Baru

- detikFinance
Selasa, 12 Agu 2014 13:18 WIB
Chatib: Kebijakan Kenaikan Harga BBM Diberikan ke Pemerintah Baru
Foto: Chatib Basri (dok.detikFinance)
Jakarta - Pemerintah saat ini sedang menyusun Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) 2015 untuk pemerintahan yang baru. Namun, pemerintah tidak menentukan arah kebijakan pemerintahan baru, termasuk kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

"Kita memang sedang susun APBN 2015 untuk pemerintahan yang baru, namun hanya berubah baseline. Kebijakan sepenuhnya diberikan ke pemerintahan baru, termasuk harga BBM subsidi," ucap Menteri Keuangan Chatib Basri, ditemui usai pelantikan pejabat eselon II di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (12/8/2014).

Chatib mengatakan, penyusunan APBN 2015 tersebut hanya berupa anggaran gaji, operasional kantor, pembayaran bunga utang, dan volume konsumsi BBM subsidi yang sudah ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Volume BBM memang kita yang menentukan, tapi itu hanya konsumsi sehari-hari. Tidak menentukan pemangkasan volume atau menaikkan harga BBM subsidi, karena kalau tidak disusun nggak ada dong BBM subsidi nanti," ungkapnya.

"Asumsi-asumsi makro juga kita susun, pertumbuhan ekonomi 5,5%-5,6%, kurs dolar Rp 11.000-Rp 12.100, bunga SPN (surat perbendaharaan negara) 6-6,5%, ICP (Indonesia Crude Price/harga minyak Indonesia) US$ 105 per barel. Namun setelah disahkan, pemerintah yang baru masuk baru nanti di APBN Perubahan 2015," tutupnya.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads