"Kita memang sedang susun APBN 2015 untuk pemerintahan yang baru, namun hanya berubah baseline. Kebijakan sepenuhnya diberikan ke pemerintahan baru, termasuk harga BBM subsidi," ucap Menteri Keuangan Chatib Basri, ditemui usai pelantikan pejabat eselon II di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (12/8/2014).
Chatib mengatakan, penyusunan APBN 2015 tersebut hanya berupa anggaran gaji, operasional kantor, pembayaran bunga utang, dan volume konsumsi BBM subsidi yang sudah ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Asumsi-asumsi makro juga kita susun, pertumbuhan ekonomi 5,5%-5,6%, kurs dolar Rp 11.000-Rp 12.100, bunga SPN (surat perbendaharaan negara) 6-6,5%, ICP (Indonesia Crude Price/harga minyak Indonesia) US$ 105 per barel. Namun setelah disahkan, pemerintah yang baru masuk baru nanti di APBN Perubahan 2015," tutupnya.
(rrd/dnl)











































