Namun rencana Jonan digeser ke PLN, bisa saja batal jika orang nomor satu di PT KAI tersebut 'naik pangkat' karena ditunjuk sebagai menteri di pemerintahan baru. Jonan sempat disebut-sebut diusulkan sebagai menteri perhubungan versi polling Relawan Jokowi Center dan Radio Jokowi.
"Rencana begitu kalau nggak jadi menteri," kata Dahlan usai rapat pimpinan BUMN di Kantor Pusat Jiwasraya, Jakarta, Kamis (14/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jonan bagus jadi Dirut PLN," kata Dahlan.
Sementara itu salah satu petinggi Kementerian BUMN menyebutkan nama Jonan telah diajukan ke Tim Penilai Akhir (TPA). TPA diketuai oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. TPA bertugas menseleksi nama-nama calon Direksi BUMN strategis seperti PLN.
"Namanya sudah diajukan ke TPA," kata petinggi BUMN yang tak disebutkan namanya.
Sebelumnya Dahlan sempat mengusulkan Ignasius Jonan menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero).
"Plot saya, Jonan jadi Dirut PLN," kata Dahlan awal Agustus lalu.
Namun Dahlan mengaku, ada pertimbangan lain terkait rencana penunjukan Jonan sebagai bos baru PLN. Bos KAI tersebut saat ini ramai diperbincangkan akan dipilih menjadi Menteri Perhubungan pada kabinet Jokowi-JK.
"Cuma masalahnya kalau Jonan jadi Menhub terus bagaimana," kata Dahlan waktu itu.
Nur Pamudji dilantik sebagai Dirut PLN pada 1 November 2011 atau masih satu periode. Sedangkan saat ini Jonan telah menjabat Dirut KAI untuk periode kedua.
(feb/hen)











































