Presiden Baru Diwarisi Ancaman Krisis Listrik, Ini Kata Jero Wacik

Presiden Baru Diwarisi Ancaman Krisis Listrik, Ini Kata Jero Wacik

- detikFinance
Jumat, 15 Agu 2014 14:23 WIB
Presiden Baru Diwarisi Ancaman Krisis Listrik, Ini Kata Jero Wacik
Jakarta - Pada 2016 nanti, pulau Jawa dihantui ancaman krisis listrik, karena sejumlah proyek pembangkit listrik terhambat. Ini jadi PR untuk presiden baru nanti. Apa kata Menteri ESDM Jero Wacik.

Menurut Jero, pemerintah dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam 10 tahun terakhir telah banyak menambah kapasitas listrik di Indonesia.

"Sejak Indonesia merdeka sampai 2004 listrik kita mencapai 25.000 MW (megawatt). sSejak Pak SBY memimpin, dari 2004 sampai saat ini, listrik kita tambah lagi 25.000 MW. Artinya sekarang kita punya 50.000 MW. Banyak sekali kita tambah listrik setara 60 tahun," kata Jero ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jero mengatakan, walau sudah menambah banyak pembangkit listrik, namun saat ini kebutuhan masih tetap saja kurang. Bahkan di 2016, Jawa bisa kekurangan pasokan listrik.

"Orang kaya kita makin banyak, kelas menengah kita tumbuh paling banyak, itu kebutuhan listriknya makin banyak juga. Seberapa pun kita tambah masih tetap saja kurang," katanya.

Jero menambahkan, selain konsumsi yang meningkat, pembangunan pembangkit listrik saat ini makin sulit salah satunya karena masalah lahan.

"Seperti di (PLTU) Batang, ada orang yang lahannya nggak mau dibebasin, ya walau Presiden sekalipun, namanya era demokrasi sulit atasi masalah itu, orangnya nggak mau lepas tanahnya," tutupnya.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads