Menurut Jero, pemerintah dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam 10 tahun terakhir telah banyak menambah kapasitas listrik di Indonesia.
"Sejak Indonesia merdeka sampai 2004 listrik kita mencapai 25.000 MW (megawatt). sSejak Pak SBY memimpin, dari 2004 sampai saat ini, listrik kita tambah lagi 25.000 MW. Artinya sekarang kita punya 50.000 MW. Banyak sekali kita tambah listrik setara 60 tahun," kata Jero ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang kaya kita makin banyak, kelas menengah kita tumbuh paling banyak, itu kebutuhan listriknya makin banyak juga. Seberapa pun kita tambah masih tetap saja kurang," katanya.
Jero menambahkan, selain konsumsi yang meningkat, pembangunan pembangkit listrik saat ini makin sulit salah satunya karena masalah lahan.
"Seperti di (PLTU) Batang, ada orang yang lahannya nggak mau dibebasin, ya walau Presiden sekalipun, namanya era demokrasi sulit atasi masalah itu, orangnya nggak mau lepas tanahnya," tutupnya.
(rrd/dnl)











































