"Jadi di Sumut dan Aceh nanti tidak ada lagi masalah soal listrik. Mereka kan defisit listrik 160 Mw, PLTP itu mampu menyediakan listrik 330 Mw. Jadi listrik tidak akan menjadi masalah lagi, jadi mohon ditunggu pokoknya ada harapan," ungkap Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Rida Mulyana saat berdikusi di Gedung EBTKE Cikini, Jakarta, Jumat (15/08/2014).
Menurut Rida, PLTP Sarulla di Sumatera Utara dan PLTP Patuha di Jawa Barat menjadi proyek yang ditargetkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mulai dibangun sebelum pemerintah Kabinet Indonesia Bersatu jilid II selesai. Ditargetkan proyek PLTP Sarulla mulai melakukan uji mobilisasi tanggal 15 September mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rida menceritakan pembangunan PLTP Sarulla sudah tidak lagi dilanjutkan selama 23 tahun karena beberapa kendala. Sekarang dengan arahan langsung Wakil Presiden Boediono dan 7 menteri, PLTP Sarulla berhasil menggaet investor dan pembangunannya kembali dilanjutkan.
"Artinya mereka sudah punya uang. Soal pembiayaan tak masalah, tinggal kerja. Kalau jadi ini mungkin PLTP adalah yang terbesar jadi raksasa tidur yang mulai bangun sejak 23 tahun ini tidak apa-apa. Ini atas arahan Pak Wakil Presiden Boediono bersama 7 menteri akhirnya selesai. Financial close nya cepat sekali," jelasnya.
(wij/hen)











































