Jero: Lihat Senyum Pak Hidayat, Tanda Penjualan Motor dan Mobil Naik

- detikFinance
Jumat, 15 Agu 2014 18:28 WIB
Jakarta - Jatah Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tahun depan ditetapkan naik 2 juta kiloliter (KL) jadi 48 juta KL. Penyebabnya karena terus meningkatnya penjualan kendaraan bermotor seperti mobil dan motor yang menjadi kewenangan Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik berseloroh soal kondisi ini. Ia mengatakan untuk menentukan tambahan alokasi subsidi BBM tahun depan cukup melihat senyuman sang menteri perindustrian.

"48 juta KL itu memang nambah, itu salah satunya kalau saya lihat senyumnya Pak Hidayat (Menteri Perindustrian) penjualan sepeda motor dan mobil terus meningkat tahun depan," ucap Menteri ESDM Jero Wacik di Kantor Ditjen Pajak, Jumat (15/8/2014).

Jero mengatakan, sebetulnya tahun ini konsumsi BBM subsidi mencapai 48 juta KL, sementara DPR meminta konsumsi dipangkas 46 juta KL. Dampaknya beberapa pekan ini mulai ada upaya pengendalian konsumsi BBM subsidi di Jakpus, jalan tol.

"Makanya kita lakukan pembatasan BBM, belum dinaikkan saja sudah heboh. Tapi kalau kita tidak lakukan ini bahaya, karena kalau tidak melakukan apa-apa, BBM subsidi habis sebelum 31 Desember 2014," katanya.

Ia mengatakan konsumsi BBM yang naik karena meningkatnya penjualan kendaraan bermotor merupakan suatu yang dilema, di satu sisi peningkatan penjualan kendaraan menunjukkan meningkatnya kesejahteraan rakyat Indonesia, di sisi lain subsidi makin bengkak.

"Tapi itu semua sebenarnya kenikmatan membawa sengsara sedikit," tutupnya.

(rrd/hen)