"Produksi minyak 2015 hanya dapat mencapai 845.000 bph, itu sudah mempertimbangkan tambahan produksi minyak dari Blok Cepu," kata Pelaksana Tugas Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Johanes Widjonarko di City Plaza, Senin (18/8/2014).
Widjonarko mengatakan, dari 845.000 bph tersebut berasal dari produksi yang sudah ada saat ini 614.000 bph dan tambahan beberapa proyek minyak lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, produksi Cepu memang baru akan mencapai produksi puncak 165.000 bph pada 2015. Namun hal tersebut baru akan terjadi pada Juli 2015.
"Walau Cepu masuk 165.000 bph pada 2015 nanti tapi baru akan terjadi pada Juli 2015, karena molornya proyek tersebut. Sehingga rata-rata produysi minyak pada 2015 hanya 845.000 bph," katanya.
"Andai kata produksi Cepu sejak Agustus sudah mencapai produksi puncak 165.000 bph, maka tahun ini produksi minyak kita rata-rata 900.000 barel. Tapi karena ini baru masuk Juli 2015, maka produksi minyak hanya 845.000 bph, kalau mundur lagi bisa-bisa tahun depan produksi minyak nasional kita hanya 810.000 bph," tutupnya.
(rrd/dnl)











































