Eks Dirut: Bosnya BUMN Itu Banyak, Bukan Hanya Menteri

Eks Dirut: Bosnya BUMN Itu Banyak, Bukan Hanya Menteri

- detikFinance
Selasa, 19 Agu 2014 10:46 WIB
Eks Dirut: Bosnya BUMN Itu Banyak, Bukan Hanya Menteri
Jakarta - Orang awam membayangkan bekerja sebagai direksi di perusahaan pelat merah adalah hal yang menyenangkan karena bisa memperoleh gaji dan fasilitas yang wah. Namun gaji dan fasilitas yang diterima dinilai kadang tidak sebanding dengan risiko dan beban kerja.

Seperti diceritakan mantan Dirut PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) (Persero) Irfan Setiaputra. Irfan menilai bekerja sebagai profesional di BUMN memiliki keunikan tersendiri karena perusahaan pelat merah mempunyai banyak atasan.

"Direksi BUMN itu bosnya banyak. Yang merasa miliki BUMN kan masyarakat Indonesia jadi bosnya bukan hanya Menteri BUMN dan Deputi BUMN tapi bisa LSM, DPR sampai Pemda," kata Irfan kepada detikFinance, Selasa (19/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alhasil para direksi pelat merah tidak hanya melayani dan bertanggungjawab kepada pemegang saham tetapi harus berhadapan dengan beberapa pihak di luar Kementerian BUMN.

Kondisi yang lebih menantang menurut Irfan bisa ditemui dan dirasakan oleh para profesional yang bekerja pada BUMN yang menerima penugasan penyaluran Public Service Obligation (PSO) atau subsidi seperti PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero) hingga PT Kereta Api Indonesia (Persero).

"Tapi saya bisa merasakan bagi direksi BUMN yang pegang PSO. Itu lebih banyak lagi pemiliknya," jelasnya.

(feb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads