Misalnya SPBG yang berada di Kelurahan Ragunan, Jakarta Selatan, yang lokasinya di samping sebuah rumah ibadah. Warga sekitar lokasi menolak keras pembangunan SPBG tersebut.
"Alasannya mengganggu aktivitas ibadah, takut meledak dan banyak lagi," kata seorang warga yang tak mau disebutkan namanya, tinggal tepat di seberang SPBG yang dioperasikan PT Pertamina kepada detikFinance, Selasa (19/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Demo tak membuahkan hasil, SPBG tetap dibangun, 25 Februari 2014 warga mendaftarkan gugatan penolakan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nomor gugatan 103/pdt.G/2014/PN Jaksel," katanya.
Berdasarkan pengamatan, SPBG tersebut sudah hampir 100% selesai, semua infrastruktur yang dibangun sudah jadi dan siap dioperasikan.
Namun akibat penolakan warga tersebut SPBG tersebut sampai saat ini masih dipagari seng, tepat disebelah kiri terpasang spanduk-spanduk penolakan warga.
(rrd/hen)











































