Khawatir Pakai Gas di Kendaraan Tidak Aman, Ini Kata Pengelola SPBG

Khawatir Pakai Gas di Kendaraan Tidak Aman, Ini Kata Pengelola SPBG

- detikFinance
Selasa, 19 Agu 2014 13:50 WIB
Khawatir Pakai Gas di Kendaraan Tidak Aman, Ini Kata Pengelola SPBG
Jakarta - Penggunaan bahan bakar gas (BBG) pada kendaraan pada dasarnya sama dengan bahan bakar minyak (BBM). Oleh karena itu, tidak perlu ada kekhawatiran soal keamanan kala menggunakan kendaraan BBG.

"Jelas aman pakai gas dan tidak perlu khawatir," kata Site Manager SPBG Petross PT Petross Gas, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Pusat, Adin Nurhadi saat ditemui detikFinance di lokasi, Selasa (19/08/2014).

Menurut Adin, memang masih ada pandangan masyarakat bahwa kendaraan BBG rentan meledak. Ini yang beberapa kali terjadi di bus TransJakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau elpiji itu secara kimia dia masuk ke C2, kalau BBG ini C4 atau lebih ringan dari udara. Perbandingannya kalau gas BBG ini bocor lebih ringan jadi terbang ke udara. Kalau gas elpiji itu lebih berat jadi kalau bocor dia menyebar ke bawah. Jadi inilah amannya pakai gas di kendaraan," jelas Adin.

Menurut Adin, dari setiap converter kit yang dipasang juga dilengkapi dengan alat yang dinamakan detector. Jika tabung converter kit bocor, alat ini akan memberikan peringatan kepada penumpang agar keluar dari kendaraan.

"Biasanya kalau yang masang converter kit juga dilengkapi detector, kalau tabung bocor dia bunyi bunyi. Upaya antisipasinya kalau bocor, kita semprotkan air sabun pada tabung yang bocor atau buang saja gasnya dan kita keluar dari kendaraan," paparnya.

(wij/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads