"Sampai hari ini tidak. Sampai dengan hari ini tidak ada pembahasan (kenaikan harga BBM)," ujar Jero di Gedung DPR/MPR Jakarta, Senin (25/8/2014)
Menurutnya ini perlu pembahasan yang serius. Ia beralasan sisa waktu pemerintahan sekarang tak kurang dari 2 bulan, selanjutnya akan digantikan oleh pemerintahan baru di bawah Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jero lebih mendukung Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) untuk menaikkan harga BBM bersubsidi.
"Pak Jokowi sudah sampaikan soal kenaikan harga. Sepanjang untuk kebaikan ya bagus, asal untuk kebaikan, kita harus bersama-sama," ujar Jero.
Jero menuturkan, psikologis masyarakat memang sudah terbentuk bahwa harga BBM murah. Misalnya harga BBM premium Rp 6.500 per liter dan solar Rp 5.500 per liter.
(mkl/hen)











































