Dua kebijakan itu adalah larangan penjualan solar subsidi mulai 1 Agustus 2014 di Jakarta Pusat. Kemudian pemangkasan kuota harian pembelian BBM jenis premium sejak 18 Agustus 2014 di seluruh SPBU di Indonesia.
"Dua kebijakan ini sangat memberatkan. Omzet kami turun 90%," ujar pengawas SPBU 34.10.604, Jalan Raya Bungur, Senen, Jakarta Pusat Muhammad Zahri kepada detikFinance, Senin (25/08/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasa kita bisa jual 3-4 ton/hari untuk solar subsidi. Sekarang harganya Rp 12.400/liter hanya bisa jual 200-300 liter/hari," imbuhnya.
Ditambah lagi dengan aturan pembatasan pembelian BBM subsidi jenis premium, ia mengaku tambah dirugikan. Sementara di sisi lain penjualan BBM non subsidi seperti pertamax dan pertamax plus masih sepi pembeli.
"Di sini ada 3 nozzle premium untuk motor plus 4 nozzle untuk mobil. 1 hari itu 24 jam kita mampu jual 43.000 liter ini stok normal di hari kerja dengan penjualan yang normal. Memang penjualan premium itu benar-benar besar," katanya.
Ia mengatakan aturan pembatasan pembelian BBM subsidi mulai diberlakukan minggu ini sesuai arahan Pertamina Pusat.
"Sekarang pembelian BBM khususnya premium oleh Pertamina Pusat dibatasi," ungkapnya.
Zahri menjelaskan saat ini perhitungan pembelian BBM subsidi ke Pertamina Pusat berdasarkan pada angka penjualan selama 3 bulan terakhir. Padahal sebelum adanya aturan ini, pihak pengelola SPBU dapat membeli BBM subsidi semampunya alias tidak dibatasi.
"Kuota yang diberikan saat ini sama dengan pemakaian kita 3 bulan terakhir. Sebelum ada aturan ini bebas saja semampu kita membeli," imbuhnya.
Khusus premium, SPBU 34.10.604, Jalan Raya Bungur, Senen, Jakarta Pusat awalnya mampu menjual rata-rata 32 kilo liter premium/hari. Saat ini pihaknya hanya mendapatkan alokasi kuota premium dari Pertamina Pusat antara 16 kilo liter hingga 24 kilo liter.
"Angka itu dihitung setelah Pertamina Pusat melihat rata-rata penjualan selama 3 bulan terakhir yaitu Mei, Juni dan Juli. Kita pasti keberatan dengan aturan ini," jelasnya.
(wij/hen)











































