Tak Tahan Sering Antre di SPBU, Warga Banjarmasin Ini Pilih BBM Naik

Krisis BBM Subsidi

Tak Tahan Sering Antre di SPBU, Warga Banjarmasin Ini Pilih BBM Naik

- detikFinance
Selasa, 26 Agu 2014 12:28 WIB
Tak Tahan Sering Antre di SPBU, Warga Banjarmasin Ini Pilih BBM Naik
Jakarta - Desakan agar pemerintah saat ini segera menaikkan harga BBM subsidi muncul dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat umum. Antrean panjang dan mulai habisnya stok BBM subsidi di berbagai SPBU daerah semakin mendorong keinginan tersebut.

"Kami di Kalimantan Selatan, sudah lama mengalami antrean solar yang panjang. Pemandangan antrean solar sampai mengular berkilometer sudah bertahun-tahun, mungkin sudah hampir 3-5 tahun belakangan ini solar semakin sulit didapat," kata Rina warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam surat elektroniknya, Selasa (26/8/2014)

Rina mengusulkan, agar pemerintah segera menaikkan harga BBM subsidi secara bertahap sehingga harga BBM subsidi dan non subsidi perbedaan harganya tidak terlalu jauh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saran kami warga Kalsel, kalau pemerintah berat mensubsidi lebih baik dinaikkan saja secara bertahap, daripada solar/bbm bersubsidi tidak ada," katanya.

Menurutnya, harga BBM subsidi yang murah sering diselewengkan ke pengguna industri dan perkebunan. Ia menduga para pelangsir (penimbun) ikut bermain yang menyulitkan kami para pengusaha bekerja.

"Apabila dengan keadaan yang sekarang subsidi dibatasi, akan semakin penyelewangan merajalela. Antrean semakin parah," keluh Rina.

Rina yang juga pengusaha ini mendesak pemerintah pusat memperhatikan nasib daerah. Misalnya di Kalsel sudah lama dikurangi jatah subsidi BBM sehingga banyak menimbulkan antrean panjang di SPBU-SPBU.

"Kalau dikurangi lagi mending sekalian dihapus BBM subsidi di Kalsel, sehingga kami bisa bersaing sehat dengan pengusaha-pengusaha lain," katanya.

(hen/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads