Pengamanan SPBU di Semarang Diperlonggar

Krisis BBM Subsidi

Pengamanan SPBU di Semarang Diperlonggar

- detikFinance
Rabu, 27 Agu 2014 17:36 WIB
Pengamanan SPBU di Semarang Diperlonggar
Suasana di sebuah SPBU di Semarang, Jawa Tengah
Semarang - Setelah normalisasi pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, aparat kepolisian tidak lagi melakukan penjagaan ketat di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Semarang. Ini karena pasokan di SPBU sudah cukup dan tidak ada antrean panjang.

Dari pantauan detikFinance, aktivitas di empat SPBU yaitu di Jalan Raya Ngaliyan, Jalan Siliwangi Krapyak, Jalan Pamularsih, dan Kaligarang sudah normal. Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono mengatakan, pihaknya kemarin sudah melakukan pantauan dan tidak terjadi antrean panjang di SPBU.

"Saya kemarin sudah cek lapangan, walau tidak semua. Kami sampling siang sampai sore tidak terjadi antrian. Info dari Pertamina stok cukup," kata Djihartono kepada detikFinance, Rabu (27/8/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Humas Pertamina MOR IV Jateng & DIY, Roberth Dumatubun mengatakan di beberapa wilayah di luar Semarang masih terjadi antrean. Itu karena sebagian masyarakat belum menerima informasi perihal normalisasi pasokan.

"Dibutuhkan 1 sampai 2 hari untuk recovery pasokan dan sosialisasi ke masyarakat agar tidak lagi panik dan antre di SPBU," kata Roberth.

Dari data penyaluran selama pengendalian 18-26 Agustus dibandingkan data penyaluran normal di Jateng dan DIY, lanjut Roberth, untuk Premium selama pengendalian adalah 9.394 KL dari sebelumnya 10.323 KL saat normal. Solar 4.488 KL saat pengendalian dan 5088 KL saat normal

"Pertamax naik dari 224,1 KL saat normal menjadi 285 KL selama pengendalian. Itu sama dengan naik 27,2%," tuturnya.

Roberth pun mengimbau masyarakat untuk tenang karena Pertamina sudah menormalkan pasokan BBM bersubsidi. "Dengan dilakukannya normalisasi pasokan ini, maka masyarakat diminta agar tidak lagi panik dan antre di SPBU," sebutnya.

(alg/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads