Jero Wacik: Kuota BBM Subsidi Jebol, Apa Kiamat?

Krisis BBM Subsidi

Jero Wacik: Kuota BBM Subsidi Jebol, Apa Kiamat?

- detikFinance
Rabu, 27 Agu 2014 17:50 WIB
Jero Wacik: Kuota BBM Subsidi Jebol, Apa Kiamat?
Jero Wacik, Menteri ESDM
Jakarta - Kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diperkirakan melampaui batas 46 juta kilo liter yang ditetapkan dalam APBN-P 2014. Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengaku tidak khawatir. Kenapa?

"Waktu dilantik jadi Menteri ESDM pada Oktober 2011, seminggu kemudian kuota jebol. Apa kiamat? Ya nggak. Itu bisa diatasi kok," kata Jero saat sidak di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Cideng, Jakarta Pusat, Rabu (27/8/2014).

Persoalan kuota, menurut Jero, bisa diselesaikan dengan jalan berkoordinasi. Pemerintah bisa menjalin komunikasi dengan DPR untuk memperoleh restu menaikkan kuota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi, Jero akan mengisi kursi legislator periode 2014-2019. "DPR-nya saya juga. Jangan dibikin sulit, selama pikir negara bisa kok. Yang penting pemerintah serius urusi rakyat," sebutnya.

Jero menilai, masalah BBM bersubsidi bukan tanggung jawab Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atau presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Subsidi BBM adalah masalah yang harus dipecahkan, siapapun presidennya.

"Pemerintah sekarang dan akan datang. Ini bukan uang Pak Jokowi, bukan uang Pak SBY. Kalau presiden ganti, uangnya tetap," katanya.

(feb/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads