Senior Supervisor External Relation Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Sumatera Bagian Utara, Fitri Erika, mengatakan penambahan pasokan Solar dan Premium sudah dilakukan sejak Selasa (26/8/2014) malam di lima TBBM yaitu Krueng Raya, Lhokseumawe, Maulaboh, Sabang, dan Simeulue.
"Kami sudah menambah jam layanan untuk mensuplai ke SPBU melalui mobil tangki," kata Erika dalam siaran tertulisnya, Rabu (28/8/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Penyaluran BBM bersubsidi ke SPBU dilakukan normalisasi untuk memulihkan situasi. Potensi terlampauinya kuota BBM subsidi dalam APBN-P 2014 yang menjadi dasar pengaturan penyaluran sebelumnya, maka pemerintah akan memutuskan solusi kebijakan terbaik,” kata Erika.
Sementara untuk menertibkan antrean yang terjadi di sejumlah SPBU, Pertamina memperketat penjualan BBM bersubsidi kepada pembeli yang menggunakan jeriken tanpa surat rekomendasi pemerintah daerah.
“Pada dasarnya SPBU tidak boleh melayani pembeli yang menggunakan jeriken, kecuali dapat menunjukkan surat rekomendasi pemda atau dinas/instansi terkait,” tegasnya.
Menurut Erika, MOR I akan berkoordinasi dengan pemda atau dinas untuk monitoring dan pengawasan pembelian BBM bersubsidi dengan menggunakan jeriken. Sebagai informasi, wilayah MOR I terdiri dari Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau.
(hds/hds)











































