Berdasarkan data Pertamina, pada posisi 26 Agustus, perseroan memprediksi BBM premium akan habis pada 27 Desember dan Solar subsidi habis pada 6 Desember, sedangkan untuk minyak tanah cukup sampai 31 Desember.
Jatah premium yang diberikan kepada Pertamina tahun ini mencapai 29.290.000 KL, sampai pada 31 Juli 2014 sudah habis sebanyak 17.119.460 KL. Sementara Pertamina memprediksi konsumsi premium sampai akhir tahun mencapai 29.571.243 KL.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara jatah solar subsidi yang diberikan ke Pertamina tahun ini mencapai 15.165.000 KL, hingga 31 Juli 2014 sudah tersalurkan sebanyak 9.162.159 KL. Sementara Pertamina memperkirakan konsumsi solar sampai akhir tahun mencapai 16.269.010 KL.
"Artinya solar subsidi kurang sebanyak 1.104.010 KL dan akan habis pada 6 Desember 2014," katanya.
Agar BBM subsidi cukup sampai akhir tahun, Pertamina membutuhkan tambahan BBM subsidi total mencapai 1,39 juta KL yang terdiri dari premium 281.243 KL dan solar 1.104.010 KL.
Namun, tentunya angka tersebut akan bertambah besar lagi, karena sejak 26 Agustus Pertamina tidak boleh lagi melakukan pemotongan jatah pasokan BBM subsidi ke SPBU.
(rrd/hen)











































