Direktur Hulu Pertamina Muhammad Husein menegaskan, selepas kepergian Karen, perusahaan akan tetap berjalan dan beroperasi seperti biasa. Kegiatan manajemen perusahaan akan dijalankan oleh jajaran Direksi yang tersisa.
"Nanti kalau belum ada penggantinya, sesuai AD-ART (anggaran dasar-anggaran rumah tangga) perusahaan akan digantikan oleh salah satu direksi yang ada untuk mengisi tanggung jawab jabatan yang ditinggalkan Ibu Karen," terangnya usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar oleh Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (2/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada (belum ada pembicaraan). Harusnya itu pemegang saham. Tapi hingga hari ini belum ada omongan apa-apa," terang Husein.
Karen Agustiawan sendiri resmi menjabat sebagai Dirut Pertamina selama 6,5 tahun sejak 5 Februari 2009. Sebelumnya, pada 2008 ia menjabat sebagai Direktur Hulu Pertamina.
Sementara, terkait RDP yang digelar Komisi VI DPR RI bersama petinggi perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) PT PLN, PT Pertamina dan PT PAL di Gedung DPR hari ini, Direktur PT Pertamina Karen Agustiawan tidak hadir.
Ketidak hadiran Karen karena saat ini yang bersangkutan tengah berada di luar negeri untuk melakukan perjalanan dinas. Sayang tak dijelaskan ke mana pastinya Karen pergi dan untuk keperluan apa.
"Pokoknya ke luar negeri. Saya kurang tahu dinas untuk urusan apa," ujar Husein pungkasnya.
(ang/ang)











































