"Sekali lagi, Pemprov DKI Jakarta bukan akan menghapus BBM subsidi di Jakarta. Tetapi melarang mobil mewah membeli BBM subsidi di SPBU," Haris kala ditemui di rumah makan kawasan Cikini, Jakarta, Rabu (3/9/2014).
Haris mengatakan, cara untuk melarang mobil mewah menggunakan BBM subsidi yakni dengan melihat kapasitas mesin alias cc kendaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Haris mengatakan, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, BPH Migas, dan PT Pertamina Persero) untuk mematangkan kebijakan tersebut.
"Kami sedang matangkan kebijakan ini, berikut juga sanksi jika ada SPBU yang melanggar. Misalnya pencabutan izin yang bisa berujung pada ditutupnya SPBU," tutupnya.
(rrd/hds)











































