'Rujuk' dengan Pemerintah, Newmont Bisa Ekspor Emas Minggu Depan

'Rujuk' dengan Pemerintah, Newmont Bisa Ekspor Emas Minggu Depan

- detikFinance
Kamis, 04 Sep 2014 11:18 WIB
Rujuk dengan Pemerintah, Newmont Bisa Ekspor Emas Minggu Depan
Jakarta - Tadi malam, PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) telah resmi meneken kesepakatan renegosiasi kontrak dengan pemerintah. Dengan begitu, tambang Newmont bisa kembali beroperasi dan siap melakukan ekspor hasil tambang emas dan tembaganya.

Hal tersebut dikemukakan Martiono, Presiden Direktur PT NNT, kala ditemui di kantor Ditjen Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (4/8/2014).

"Syukur alhamdulillah, kondisinya baik. Hasilnya baik, situasi kondusif," tutur Martiono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Martiono, kesepakatan dengan pemerintah telah tercapai tadi malam. Dia menyebut Newmont akan mulai beroperasi dan siap mengekspor minggu depan.

"Saat ini kami menunggu rekomendasi ekspor dari Ditjen Minerba. Namun yang jelas kami akan segera ekspor, rencananya minggu depan," tutur Martiono.

Namun, Martiono enggan menyebutkan berapa volume dan nilai ekspor yang akan dilakukan. "Kalau angka saya tidak berani. Kalau salah bahaya," ujarnya.

Sebelumnya, Newmont sempat menggugat pemerintah ke pengadilan arbitrase karena tidak bisa mengekspor dan terpaksa menghentikan operasi tambang Batu Hijau.

Namun akhirnya gugatan itu dicabut dan pemerintah kembali duduk bernegosiasi dengan pemerintah seputar kontrak karya.

"Ada 6 poin yang sering dibicarakan itu, sama saja. Kita sudah sepakati semuanya," sebut Martiono.

(hds/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads