"Di lokasi proyek PLTU itu ada sebidang tanah yang kecil namun vital karena tempat taruh mesin power plant-nya. Padahal tanah yang lain sudah bebas semua, tapi orang yang punya tanah itu nggak mau bebasin. Jadi nggak bisa dibangun-bangun," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ditemui di acara Kemajuan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia, di Jakarta Convention Center, Jumat (5/9/2014).
Ganjar mengatakan, pihaknya bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan PT PLN (Persero) sepakat untuk memindahkan proyek tersebut ke lokasi lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara terkait proyek PLTU Batang sendiri, akan baru dibangun jika tanahnya sudah benar-benar bebas. "Yang di sana tetap akan dibangun, tapi tunggu bebas dulu lahannya. Kalau dibangunkan kita nanti punya PLTU 2x2.000 MW, besar sekali," tuturnya.
(rrd/hds)











































