JK: Negeri Ini Hampir Kolaps Karena Jual BBM Terlalu Murah

JK: Negeri Ini Hampir Kolaps Karena Jual BBM Terlalu Murah

- detikFinance
Senin, 08 Sep 2014 15:15 WIB
JK: Negeri Ini Hampir Kolaps Karena Jual BBM Terlalu Murah
Jakarta - Wakil presiden tepilih Jusuf Kalla menyebut konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sudah sangat mengkhawatirkan. Akibatnya, negara harus menanggung subsidi yang jumlahnya mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahunnya.

Padahal, penikmat subsidi BBM adalah para pemilik kendaraan bermotor yang merupakan masyarakat mampu.

"Negeri ini hampir kolaps, ini sudah lampu merah karena jual BBM terlalu murah ke orang yang nggak perlu," kata JK, sapaan Jusuf Kalla, di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (8/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan harga yang murah, lanjut JK, wajar saja masyarakat lebih memilih untuk membeli BBM bersubsidi ketimbang non subsidi. Ia menilai sudah waktunya ada penyesuaian harga BBM. Dana penghematan subsidi bisa dipakai untuk membiayai sektor produktif.

"Tidak ada cara lain, pindahkan alokasi BBM. Maka dana kesehatan harus banyak, sekolah harus baik," sebutnya.

Disparitas harga BBM subsidi dan non subsidi yang tinggi saat ini juga berdampak terhadap penyelundupan BBM. JK menilai kondisi ini akan terus berlanjut.

"Mau penyelundupan dihabisi, dia kan beda harga. Selundup 10 kali, ketangkap 2 kali, dia masih untung," katanya.

(feb/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads