Padahal, penikmat subsidi BBM adalah para pemilik kendaraan bermotor yang merupakan masyarakat mampu.
"Negeri ini hampir kolaps, ini sudah lampu merah karena jual BBM terlalu murah ke orang yang nggak perlu," kata JK, sapaan Jusuf Kalla, di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (8/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada cara lain, pindahkan alokasi BBM. Maka dana kesehatan harus banyak, sekolah harus baik," sebutnya.
Disparitas harga BBM subsidi dan non subsidi yang tinggi saat ini juga berdampak terhadap penyelundupan BBM. JK menilai kondisi ini akan terus berlanjut.
"Mau penyelundupan dihabisi, dia kan beda harga. Selundup 10 kali, ketangkap 2 kali, dia masih untung," katanya.
(feb/hds)











































