Konversi Elpiji 3 Kg, Pemerintah Utang Rp 2,7 Triliun ke Pertamina

Konversi Elpiji 3 Kg, Pemerintah Utang Rp 2,7 Triliun ke Pertamina

- detikFinance
Senin, 08 Sep 2014 15:37 WIB
Konversi Elpiji 3 Kg, Pemerintah Utang Rp 2,7 Triliun ke Pertamina
Jakarta - Tahun ini, PT Pertamina (Persero) diperkirakan bakal rugi Rp 5 triliun-Rp 6 triliun untuk penjualan elpiji 12 kg. Selain itu, pemerintah juga masih berutang Rp 2,74 triliun ke Pertamina untuk penyaluran konversi elpiji 3 kg.

"Berdasarkan surat Pertamina 8 Agustus lalu, tertera, masih ada kurang bayar Rp 2,714 triliun dari program konversi gas elpij 3 Kg," ujar Direktur Gas Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Djoko Siswanto, dihubungi detikFinance, Senin (8/9/2014).

Djoko, mengatakan, utang pemerintah tersebut berdasarkan perhitungan realisasi anggaran konversi 2007-2010, dan belum termasuk biaya konversi 2012 sebanyak 1.957 paket (kompor, tabung, dan selang regulator).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Total sejak 2007-2014, Pertamina telah mengeluarkan biaya konversi mencapai Rp 13 triliun lebih," ucapnya.

Walau biaya konversi elpiji 3 kg pada 8 tahun terakhir ini mencapai Rp 13 triliun, namun penghematan akibat konversi minyak tanah ke elpiji 3 kg mencapai Rp 144,5 triliun pada 2007-2014.

"Dari 2007-2014 ini artinya pemerintah sudah dapat menghemat anggaran mencapai Rp 131,4 triliun dari program konversi minyak tanah ke elpiji 3 Kg. Ini setelah dipotong biaya konversi Rp 13 triliun," tutup Djoko.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads