"Kerugian kita saat ini sudah sekitar Rp 2,5 triliun lebih," ujar Manajer Media Pertamina Adiatma Sardjito dihubungi detikFinance, Selasa (9/9/2014).
Ia mengungkapkan, kerugian tersebut karena Pertamina menjual elpiji 12 kg di bawah harga keekonomiannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena terus menjual elpiji 12 kg dengan harga murah, Pertamina tiap tahun merugi di bisnis elpiji 12 kg mencapai Rp 5-6 triliun per tahun.
"Sebenarnya yang pakai elipiji 12 kg ini juga hanya 17% dari penggunaan elpiji secara nasional. Apalagi seperti yang kita ketahui elpiji 12 kg ini banyak digunakan masyarakat menengah atas, kafe dan restoran," tutupnya.
(rrd/dnl)











































