Harga Elpiji 12 Kg Naik, Pertamina: Ada yang Beralih ke Elpiji 3 Kg

Harga Elpiji 12 Kg Naik, Pertamina: Ada yang Beralih ke Elpiji 3 Kg

- detikFinance
Rabu, 10 Sep 2014 10:53 WIB
Harga Elpiji 12 Kg Naik, Pertamina: Ada yang Beralih ke Elpiji 3 Kg
Jakarta - Harga elpiji 12 kg resmi naik Rp 1.500 kg mulai hari ini. Dengan begitu, harga per tabung di tingkat agen naik dari Rp 90.800 menjadi Rp 114.300.

Ketika harga elpiji 12 kg naik, biasanya masyarakat akan berpindah ke elpiji 3 kg yang harganya murah karena merupakan barang subsidi. Apakah kali ini pun akan terjadi hal seperti itu?

Hanung Budya, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, mengakui bahwa akan ada migrasi konsumen yang awalnya menggunakan elpiji 12 kg ke 3 kg. "Migrasi ada. Prediksi kami sekitar 2% dari elpiji 12 ke 3 kg," katanya di Jakarta, Rabu (10/9/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, Hanung menegaskan pasokan elpiji 3 kg masih memadai. "Sudah dihitung, kuota dari pemerintah cukup untuk itu," ujarnya.

Untuk mengawasi penyalahgunaan elpiji 3 kg, Pertamina telah mengembangkan Sistem Monitoring Elpiji 3 Kg (Simol3k).

"Jangan sampai ada pengoplosan. Makanya kami kembangkan Simol3k dan bekerja sama dengan kepolisian," tegasnya.

Hanung menambahkan, elpiji 3 kg merupakan barang subsidi yang rentan disalahgunakan. Saat ini, harga keekonomian elpiji adalah Rp 12.000 per kg, sementara elpiji 3 kg harga jualnya hanya Rp 4.250 per kg.

"Artinya pemerintah memberikan subsidi Rp 8.000 per kg. Dengan kuota 5,01 MT, subsidinya Rp 40 triliun. Maka harus dipastikan tepat sasaran, jangan sampai ada pengoplosan," jelasnya.

(hds/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads