Hal itu disampaikan Direktur Konservasi Energi Kementerian ESDM Maritje Hutapea dalam acara 'Sosialisasi konservasi energi dan penghematan BBM di kalangan usia dini' di SD Banjarsari, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Sabtu (13/9/2014).
"Lampu kan sudah diberi label hemat energi, berupa bintang. Mulai bintang satu hingga empat. Jadi yang makin banyak bintangnya, itu yang paling hemat," ujar Maritje.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kita sedang mempersiapkan AC dan kulkas," katanya.
Dengan adanya labelisasi hemat energi ini, kata Maritje, memudahkan konsumen untuk memilih produk rumah tangga yang hemat energi. Selain itu, mendorong produsen juga memproduksi barang yang hemat energi.
"Mau enggak mau, produsen dituntut membuat produk yang hemat energi, kalau enggak produk mereka enggak laku," tandasnya.
(ern/dnl)