Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, R. Sukhyar mengatakan, dari laporan sementara, ada 2 orang pekerja yang melakukan kegiatan tambang di lokasi, dan timbul longsor. Karena peristiwa ini, 1 orang dikabarkan meninggal dunia.
"Kita belum tahu penyebabnya. Nanti akan diketahui setelah ada investigasi. Tim investigasi sudah berangkat Sabtu. Dan akan melakukan investigasi selama 1 minggu. Kalau underground (bawah tanah) itu kan lama. Jadi ada sekitar 1 minggu," tutur Sukhyar di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Freeport mulai merintis pengembangan tambang bawah tanah (underground) sejak 2006. Perusahaan tambang AS ini berencana mengeluarkan investasi US$ 8 miliar atau sekitar Rp 80 triliun untuk pengembanagn tambang bawah tanah.
Sebelumnya, Presiden Direktur Freeport Indonesia Rozik B. Sutjipto menyatakan belasungkawa terhadap korban peristiwa tersebut.
"Segenap doa dan dukungan kami berikan kepada pihak keluarga dari rekan kami. Kami sangat berharap mereka dapat melewati masa-masa yang sulit ini," kata Rozik.
Korban yang meninggal diketahui bernama Boby Hermawan (33). Boby tak dapat menyelamatkan diri ketika ground failure atau longsor di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave itu terjadi.
Saat bebatuan dan tanah runtuh, sebuah alat penggali yang disebut Jumbo Drill dikendalikan oleh Brad Skinner juga tertimpa. Namun Brad berhasil menyelamatkan diri, sementara alat berat yang ia kendalikan tertimbun bersama Boby.
Freeport kemudian menurunkan tim gabungan Underground Mine Rescue and Emergency Preparedness and Response diterjunkan untuk upaya evakuasi. Namun saat Boby ditemukan, kondisinya sudah tidak bernyawa.
Jenazah Boby lalu dibawa ke rumah sakit di Mile 68 dan diterbangkan ke Timika. Kemudian jenazahnya diterbangkan menggunakan pesawat charter menuju Jakarta, lalu diserahkan kepada pihak keluarga di Garut, Jawa Barat.
Boby bekerja di PTFI sebagai kontraktor dari PT Redpath dan telah bekerja di tambang PTFI sejak 2011. Ia meninggalkan seorang istri dan anak.
(dnl/hen)










































