"Pemotongan anggaran ini bukan asal potong saja, tidak. Ini sudah dihitung teliti. Apalagi saat ini penyerapan anggaran di Kementerian ESDM sampai September baru 25%, paling sampai tutup akhir tahun ini hanya 50%," jelas Menteri ESDM Ad Interim Chairul Tanjung dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR si Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Rabu (16/9/2014).
Pria yang disapa CT ini menambahkan, pemotongan anggaran tersebut harus dihargai karena Kementerian ESDM ingin berubah ke arah yang lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat CT bicara akan ada tunjangan kerja, para pegawai Kementerian ESDM yang mengikuti jalannya rapat di balkon ruang rapat bertepuk tangan.
"Wah, ada suporter ternyata di atas," ujar CT.
(rrd/hds)











































