Plt Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Chairul Tanjung menyatakan, sulitnya pembangunan kilang minyak baru, karena terkait pemberian insentif tax holiday kepada investor.
"Pemberian tax holiday adalah penyebab masalah kilang minyak, tak pernah tuntas," ujar CT saat rapat kerja dengan Komisi VII di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Rabu (17/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada dua area di Kaltim dan Arun itu yang sudah siap untuk dibangun kilang," terangnya.
Kebutuhan tax holiday untuk investor dirasa perlu. Sebab dalam pembangunan kilang, nilai keekonomiannya sangat rendah. Sehingga tanpa tax holiday, sulit bagi investor menancapkan modalnya.
Maka dari itu, sebagai Menko Perekonomian, CT telah melakukan rapat koordinasi dengan menteri-menteri terkait. Posisi tax holiday sebelumnya berdurasi 5-10 tahun, akan diperpanjang sampai dengan Agustus 2015.
Pemerintah juga membentuk tim khusus, yang meliputi Kementerian dan Lembaga terkait, untuk mengevaluasi fasilitas tax holiday saat ini. Dalam waktu dekat akan disiapkan payung hukum kepada tim tersebut.
"Awal Oktober sudah dipastikan berikan payung hukum kepada tim khusus ini," jelasnya.
Nanti keputusan fasilitas tax holiday akan diambil melalui rapat di tingkat Kementerian Perekonomian. Karena tax holiday menyangkut investasi yang sangat strategis.
"Makanya sampai sekarang dokumen itu bergulir tapi tak pernah selesai. Sekarang akan diputuskan di tingkat Menko. Kalau di negara lain itu bahkan untuk investasi yang sangat strategis ditangani langsung oleh Perdana Menteri," paparnya.
(mkl/dnl)











































