"Dalam jangka pendek, di triwulan akhir 2014 pemerintah dapat segera melakukan penyesuaian harga BBM," tulis dokumen Ringkasan Roadmap Perekonomian Apindo yang dikutip detikFinance, Jumat (19/9/2014).
Apindo juga meminta pemerintahan secara bertahap hingga akhir 2019 melakukan kenaikan harga BBM subsidi, sehingga nantinya seluruh harga BBM di seluruh Indonesia berpatokan pada harga pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Apindo, subsidi BBM bukan dihapus atau hilang karena harga BBM subsidi sudah tidak ada lagi pada 2019, tetapi subsidi BBM dialihkan ke sektor lain yang produktif.
"Subsidi BBM dialihkan untuk proteksi sosial, program inklusi social, belanja infrastruktur dan program lainnya," tambahnya.
Seperti diketahui, subsidi BBM dan elpiji 3 Kg dianggarkan dalam Rancangan APBN 2015 mencapai Rp 433 triliun. Jumlah ini dinilai terlalu besar dan membuat ruang fiskal pemerintah menjadi sangat sempit dan membebani APBN.
(rrd/hen)











































