Bisa Ditiru, Ini Cara Ampuh Soeharto Naikkan Harga BBM

Bisa Ditiru, Ini Cara Ampuh Soeharto Naikkan Harga BBM

- detikFinance
Jumat, 19 Sep 2014 16:25 WIB
Bisa Ditiru, Ini Cara Ampuh Soeharto Naikkan Harga BBM
Jakarta -

Menaikkan harga BBM subsidi selalu menjadi hal menakutkan bagi pemerintah. Salah satunya, dikhawatirkan muncul gejolak sosial, antrean di SPBU sebelum harga naik, penimbunan BBM, hingga kenaikan harga barang.

Namun ada cara yang bisa ditiru pemerintah, bila ingin kenaikan harga BBM subsidi tidak memberikan dampak yang tidak perlu tersebut.

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada, Denni Puspa Purbasari mengatakan, ada cara yang bisa dijadikan solusi jitu, sehingga praktik penimbunan jelang kenaikan harga BBM dapat dihindari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cara menaikkan harga BBM bisa contoh cara zamannya Pak Harto (mantan Presiden)," kata Denni dalam diskusi di kantor GP Ansor, Jakarta, Jumat (19/9/2014).

Cara yang dimaksud adalah, dengan mengumumkan kenaikan harga BBM pada hari yang sama dengan hari pelaksanaan kenaikan harga.

Langkah ini menurut Denni terbukti ampuh mencegah pihak spekulan melakukan penimbunan jelang kenaikan harga BBM. Belum lagi, berita-berita rencana kenaikan harga BBM subsidi, biasanya sudah dimanfaatkan pedagang untuk menaikkan harga barang jualannya.

"Diumumkan, bahwa mulai pukul 00.00 harga akan naik. Yang terjadi antrean paling terjadi cuma 3 jam. Kenapa Karena di situ tidak memberi ruang bagi spekulan untuk melakukan spekulasi," kata dia.

Denni berpendapat, adanya jeda terlalu lama antara waktu pengumuman dengan waktu eksekusi kenaikan harga, dapat memberikan ruang pelaku penimbunan.

"Kalau eksekusinya terlalu lama akan timbul persepsi bahwa harga akan naik. Akibatnya apa? Akibatnya, orang akan berlomba-lomba mengamankan ketersediaan sendiri, dengan melakukan penimbunan. Akibatnya, pasokan langka dan antrean jadi panjang," pungkasnya.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads