Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Hanung Budya mengatakan, kenaikan harga BBM subsidi merupakan wewenang pemerintah, Pertamina hanya menjalankan kebijakannya saja.
"Tapi kenaikan harga BBM justru menguntungkan Pertamina," kata Hanung di SPBU Pertamina, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (24/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena harga BBM subsidinya naik. Cashflow yang masuk makin bagus. Dari sisi pemerintah, subsidi BBM yang harus dibayarkan pemerintah ke Pertamina juga makin mengecil," jelas Hanung.
"Misalnya sekarangkan harga BBM subsidi untuk premium Rp 6.500, subsidinya sekitar Rp 4.000 per liter. Kalau harga BBM subsidi naik Rp 2.000 per liter, artinya subsidi yang dibayar pemerintah hanya Rp 2.000 per liter," kata Hanung.
(dnl/hen)











































