Ditanya Soal Petral, Jokowi: Mafia Migas Hampir di Semua Titik Ada

Ditanya Soal Petral, Jokowi: Mafia Migas Hampir di Semua Titik Ada

- detikFinance
Rabu, 24 Sep 2014 14:17 WIB
Ditanya Soal Petral, Jokowi: Mafia Migas Hampir di Semua Titik Ada
Jakarta - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum banyak mengerti soal anak usaha PT Pertamina, yaitu Pertamina Energy Trading Limited (Petral). Meskipun Tim Transisi Jokowi-JK menyatakan ada rencana Petral dibekukan.

Menurut Jokowi, mafia minyak dan gas (migas) di dalam negeri hampir ada di semua titik. Mulai dari hulu sampai hilir sektor migas Indonesia.

Soal Petral, Jokowi baru tahu, perusahaan ini berdomisili di Singapura dan Hong Kong. Tugasnya sebagai perusahaan dagang, yang melakukan perdagangan minyak dan gas milik Pertamina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekali lagi perlu dicek di lapangan dan kalkulasi yang betul. Karena setahu saya, yang namanya Petral itu trading company, yang dipunyai Pertamina yang berada di Hong Kong dan Singapura. Apakah perusahaan ini yang jadikan harga tidak efisien, itu tidak tahu. Karena menurut saya mafia migas hampir di semua titik ada," tutur Jokowi di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2014).

Jokowi mengatakan, dirinya usai dilantik menjadi Presiden 20 Oktober 2014 nanti, berjanji memberantas mafia migas di Indonesia, dari hulu sampai ke hilir

"Itu dari hulu sampai hilir. Saya sudah ngomong di semua titik," tegasnya.

Apakah akan ada Satgas khusus Pemberantasan Mafia Migas? "Kalau itu bisa mempercepat proses agar manajemen perminyakan yang ada di Indonesia lebih baik, kenapa tidak," ujar Jokowi.

(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads