Mau Bangun 150 SPBG, Pertamina Usul Setoran Dividen Dipangkas Rp 1,5 T

Mau Bangun 150 SPBG, Pertamina Usul Setoran Dividen Dipangkas Rp 1,5 T

- detikFinance
Rabu, 24 Sep 2014 14:16 WIB
Mau Bangun 150 SPBG, Pertamina Usul Setoran Dividen Dipangkas Rp 1,5 T
Jakarta - PT Pertamina (Persero) siap berinvestasi besar-besaran untuk pembangunan infrastruktur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG). Namun untuk memberikan ruang alokasi investasi, Pertamina usul kepada pemerintah agar setoran dividen dipangkas Rp 1,5 triliun per tahun.

"Di Pulau Jawa kita punya 3.200 SPBU, kalau mau 5%-nya ditambah fasilitas SPBG atau menjadi SPBU/G kita siap, artinya dalam setahun kita bisa bangun sebanyak 150 SPBG," ungkap Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina Hanung Budya ditemui di SPBU Kuningan, Jakarta, Rabu (24/9/2014).

Hanung mengatakan, penambahan fasilitas BBG di SPBU akan memakan biaya investasi mencapai Rp 5-10 miliar per SPBU.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan mengubah SPBU menjadi SPBU/G sebanyak 150 unit per tahun, cukup mengeluarkan dana Rp 1,5 triliun per tahun, dananya bisa dengan mengurangi dividen Pertamina ke pemerintah," katanya.

Ia mengungkapkan tahun lalu Pertamina menyetorkan dividen ke negara sebesar Rp 9 triliun. "Jadi kalau dikurangi Rp 1,5 triliun, namun pemerintah jauh lebih banyak mendapatkan penghematan, karena konsumsi BBM turun karena orang mau beralih menggunakan BBG yang tidak disubsidi negara," jelas Hanung.

Menurutnya selama ini masyarakat belum banyak berminat pindah menggunakan bahan bakar gas (BBG) salah satunya karena jumlah SPBG yang sedikit.

"Kalau cuma di Jakarta saja kurang, mobil ini kan bisa kemana-mana bisa dari Jakarta ke Bandung bahkan terus sampai ke Surabaya, kalau BBG-nya susah sulit juga, nah kalau 150 SPBG per tahun dibangun, dan ditempatkan ditempat-tempat yang stategis, orang akan mau pindah ke BBG karena akan gampang isi bahan bakarnya, tidak sulit carinya," kata Hanung.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads