Tujuan pembenahan Pertamina adalah agar manajemen bisnis dan pengadaan migas di Pertamina efisien.
"Ya pembenahan manajemen, baik personalia, manajemen organisasi, perencanaannya kan beda. Beli dalam jumlah banyak dan beli sedikit-sedikit tapi terus menerus kan beda. Lalu manajemen stok," tutur Jokowi di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah ada langkahnya tapi tidak saya sebutkan semuanya," jelas Jokowi.
Pada kesempatan itu, Jokowi menyatakan belum memutuskan siapa Direktur Utama baru Pertamina pengganti Karen Agustiawan yang resmi mundur mulai 1 Oktober 2014. Namun dia punya target khusus kepada Dirut dan Direksi Pertamina nanti.
"Target dirut dan direksi Pertamina yang akan datang, agar seluruh biaya-biaya yang ada yang menyebabkan tidak efisien itu bisa segera dihilangkan," jelas Jokowi.
(dnl/hen)











































