Bisnis Impor BBM, Ini Dia Omzet dan Untung Petral

Bisnis Impor BBM, Ini Dia Omzet dan Untung Petral

- detikFinance
Kamis, 25 Sep 2014 13:37 WIB
Bisnis Impor BBM, Ini Dia Omzet dan Untung Petral
Jakarta - Nama anak usaha Pertamina, yaitu Pertamina Energy Trading Limited (Petral) menjadi perbincangan hangat saat ini, karena adanya isu ingin dibekukan oleh pemerintahan Jokowi-JK. Bagaimana kinerja perusahaan yang berdomisili di Hong Kong dan Singapura ini?

Tugas Petral melakukan trading. Jual-beli minyak. Lebih tepatnya membeli minyak dari mana saja untuk dijual ke Pertamina. Semua aktivitas itu dilakukan di Singapura. Petral memang didesain untuk didirikan di Singapura. Sebagai perusahaan Singapura Petral tunduk pada hukum Singapura.

Dikutip dari data Kementerian BUMN, Kamis (25/9/2014), dalam 5 tahun terakhir, kinerja keuangan Petral terus meningkat, terutama dari sisi omzet atau pendapatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun laba tahun lalu turun tipis menjadi US$ 45 juta, dari laba tahun sebelumnya US$ 46 juta. Mungkin yang bisa jadi catatan, beban pokok Petral masih cukup tinggi. Dalam laporan keuangan tersebut, tidak disebutkan dari mana beban pokok ini.

Berikut kinerja Pertal sejak 2009 hingga 2013:

1. Tahun 2009

  • Pendapatan Usaha US$ 11,2 miliar
  • Beban Pokok US$ 11,176 miliar
  • Beban Usaha US$ 10 juta
  • Laba Usaha US$ 29 juta
  • Laba Bersih US$ 25 juta
  • Total Aset US$ 1,306 miliar
  • Total Kewajiban US$ 1,153 miliar
  • Total Ekuitas US$ 153 juta

2. Tahun 2010

  • Pendapatan Usaha US$ 21,783 miliar
  • Beban Pokok US$ 21,739 miliar
  • Beban Usaha US$ 11 juta
  • Laba Usaha US$ 33juta
  • Laba Bersih US$ 27 juta
  • Total Aset US$ 2,315 miliar
  • Total Kewajiban US$ 2,145 miliar
  • Total Ekuitas US$ 170 juta

3. Tahun 2011

  • Pendapatan Usaha US$ 31,426 miliar
  • Beban Pokok US$ 31,369 miliar
  • Beban Usaha US$ 14 juta
  • Laba Usaha US$ 43 juta
  • Laba Bersih US$ 40 juta
  • Total Aset US$ 2,745 miliar
  • Total Kewajiban US$ 2,536 miliar
  • Total Ekuitas US$ 209 juta

4. Tahun 2012

  • Pendapatan Usaha US$ 33,292 miliar
  • Beban Pokok US$ 33,229 miliar
  • Beban Usaha US$ 17 juta
  • Laba Usaha US$ 46 juta
  • Laba Bersih US$ 46 juta
  • Total Aset US$ 3,557 miliar
  • Total Kewajiban US$ 3,313 miliar
  • Total Ekuitas US$ 244 juta

5. Tahun 2013

  • Pendapatan Usaha US$ 33,35 miliar
  • Beban Pokok US$ 33,291 miliar
  • Beban Usaha US$ 14 juta
  • Laba Usaha US$ 45 juta
  • Laba Bersih US$ 43 juta
  • Total Aset US$ 3,418 miliar
  • Total Kewajiban US$ 3,152 miliar
  • Total Ekuitas US$ 266 juta
(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads