"Tidak mudah, berat tugas untuk mendistribusikan BBM apalagi BBM subsidi ke seluruh pelosok daerah," kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Ali Mundakir kala dihubungi detikFinance, Kamis (25/9/2014).
Ali mengatakan, salah satu yang paling berat adalah membutuhkan modal atau uang yang tidak sedikit. Ambil contoh badan usaha pendamping Pertamina lainnya yang mendistribusikan BBM subsidi tiap tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ali menambahkan, tidak hanya modal, diperlukan infrastruktur lainnya mulai dari storage yang cukup, truk, SPBU, kapal pengangkut minyak, dan jaminan suplai.
"Belum lagi kita harus distribusikan BBM subsidi ke seluruh pelosok negeri. Bahkan di beberapa daerah harus berganti-ganti moda. Mulai dari kapal, lalu ke truk, perahu, sampai pakai tenaga manusia," ungkapnya.
(rrd/hds)











































