Harga BBM Naik, Jokowi Bidik Pertumbuhan Ekonomi 7,5%

Harga BBM Naik, Jokowi Bidik Pertumbuhan Ekonomi 7,5%

- detikFinance
Selasa, 30 Sep 2014 11:18 WIB
Harga BBM Naik, Jokowi Bidik Pertumbuhan Ekonomi 7,5%
Presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla
Jakarta - Presiden terpilih Joko Widodo atau yang dikenal dengan panggilan Jokowi, berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi Rp 3.000 per liter pada November 2014. Dengan begitu, pemerintah akan memiliki dana lebih untuk pembangunan infrastruktur.

Hal tersebut dikemukakan Luhut Binsar Panjaitan, Penasihat Senior Tim Transisi Jokowi-JK, dalam acara peluncuran buku Outlook Energi Indonesia 2014 di gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Jakarta, Selasa (30/9/2014).

Menurut Luhut, dana hasil penghematan dari kenaikan harga BBM bersubsidi akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur. Dengan demikian, target pertumbuhan ekonomi minimal 7% yang dicanangkan Jokowi bisa tercapai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penghematannya sebagian besar untuk infrastruktur. Dengan uang sebanyak itu, pertumbuhan ekonomi di tahun pertama Jokowi-JK sebesar 7,5% mudah dicapai," tegasnya.

Saat ini, lanjut Luhut, dana untuk infrastruktur dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) relatif minim. Sementara subsidi BBM terus meningkat.

"Kita lihat anggaran subsdi BBM dalam 5 tahun terakhir ini naik rata-rata 30%. Sementara anggaran infrastruktur flat (stagnan) dalam 5 tahun terakhir," tuturnya.

(hds/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads