Suasana Haru Warnai Hari Terakhir Karen di Pertamina

Suasana Haru Warnai Hari Terakhir Karen di Pertamina

- detikFinance
Rabu, 01 Okt 2014 07:48 WIB
Suasana Haru Warnai Hari Terakhir Karen di Pertamina
Jakarta - Pada 1 Oktober 2014 hari ini Karen Agustiawan tak lagi menjabat sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Sebelum mundur, Karen menggelar acara perpisahan dengan para pegawai di Kantor Pusat Pertamina kemarin.

Seperti apa acara perpisahan tersebut? Simal hasil rangkuman detikFinance, Rabu (1/10/2014).

Live Streaming ke Seluruh Karyawan

Pada acara perpisahan tersebut, Pertamina menyediakan fasilitas live streaming agar seluruh karyawan Pertamina yang berada di luar daerah atau luar negeri bisa mendengarkan pidato terakhir Karen sebagai Dirut Pertamina.

Acara perpisahan sendiri dimulai pukul 15.00 WIB bertempat di gedung M Kantor Pertamina Pusat Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat. Aula Gedung M tidak mampu menampung karyawan Pertamina yang ingin menghadiri acara perpisahan tersebut.

Acara perpisahan Karen berlangsung sendiri berlangsung tertutup. Acara ini diisi oleh pidato Karen dan kesan dari para perwakilan karyawan. Dalam pesannya di depan seluruh karyawan, Karen meminta agar seluruh karyawan Pertamina terus berjuang untuk menjadikan BUMN tersebut menjadi perusahaan energi nasional kelas dunia khususnya pada 2025 mendatang.

"Beliau sampaikan deliver seluruh pekerja Pertamina untuk promise menjadikan Pertamina sebagai ASEAN Energy Champion," kata Vice President Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir.

Dari pantauan detikFinance terlihat berbagai karangan bunga dan spanduk ucapan terimakasih tertempel di lobi dalam dan luar kantor pusat Pertamina.

Dari Foto Selfie Hingga Tangis

Acara perpisahan ini berlangsung haru bahkan banyak disambut air mata para karyawan Pertamina.

"Pokoknya saya juga nangis. Banyak yang nangis haru," kata salah seorang karyawan Pertamina kepada detikFinance di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Selasa (30/9/2014).

Tidak hanya suasana haru, karyawan Pertamina dari semua divisi berjejer rapi untuk bersalaman dengan Karen. Bahkan usai acara, Karen memberi peluang untuk berfoto 'selfie' bersama para karyawan.

Ketika akan meninggalkan kantor Pertamina, Karen disambut oleh kehadiran putra ke-3 di lobi kantor pusat. Putra ke-3 Karen ini, datang dari luar negeri itu, memegang karangan bunga untuk sang ibu.

"Bu karen disambut anaknya yang paling kecil. Ini Kejutan. Ekspresi Ibu Karen terdiam dan terlihat terharu," sebutnya.

Pada acara perpisahan tersebut, Pertamina mengumpulkan pesan hingga dokumentasi foto karyawan bersama Karen untuk ditampilkan pada acara perpisahan internal karyawan. Setidaknya terkumpul 300 kesan, pesan hingga foto bersama Karen. Pesan hingga foto itu didokumentasikan di dalam berbagai bentuk media dan ditampilkan di lobi kantor pusat.

"Kita sudah jadikan satu pesan dan kesan, kalau yang belum dikumpulkan maka diberi peluang untuk menempelkan pesan dan kesan di lobi. Bagaimana kesan kepada Bu Karen. Termasuk foto bersama Ibu Karen," kata VP Corporate Communication Pertamina di lobi kantor pusat Pertamina.

Pertamina Umumkan Pengganti Sementara

PT Pertamina (Persero) akan mengumumkan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama pengganti Karen Agustiawan hari ini.

"Jadi besok (Rabu) pagi saya akan umumkan ke kawan-kawan. Karena secara legal formal, sampai nanti malem pukul 00.00 WIB secara legal formal Ibu Karen masih Dirut," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir di lobi Kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Selasa (30/9/2014).

Plt sendiri akan dipilih oleh Dewan Komisaris Pertamina, namun Ali tidak bisa menyebut siapa Plt Dirut Pertamina. "Nantilah saya umumkan," jelasnya.

Posisi Plt harian sendiri untuk sementara dipegang oleh direksi perseroan. Untuk posisi Dirut Pertamina definitif, Ali menyebut kewenangan itu berada di tangan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang saham. Kementerian BUMN melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) bisa memilih nama Dirut Pertamina yang baru. Selagi belum ada RUPS-LB, maka posisi Dirut Pertamina akan dipegang oleh Plt Dirut.

"Plt sampai ada RUPS-LB menunjuk dirut yang definitif oleh pemegang saham," sebutnya.

Karen Tinggalkan Gaji Rp 200 Juta Demi Anak

Karen Agustiawan memilih mundur dari jabatan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) mulai 1 Oktober 2014 walau digaji Rp 200 juta/bulan, alasannya karena ingin memberikan perhatian penuh kepada anaknya.

Saat acara perpisahan bersama para karyawan Pertamina, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan menceritakan alasan mengundurkan dirinya, yakni ingin memberikan perhatian penuh kepada anaknya.

Karen sendiri menjadi Dirut Pertamina wanita pertama bahkan menjadi bos Pertamina terlama pasca reformasi. Karen mengaku memilih mundur karena anak. Ia merasa bersalah karena perhatiannya kepada sang putra khusnya anak paling kecil sangat minim.

"Ibu cerita dikirim email sama dosen anaknya di luar negeri. Ujian anaknya tidak bagus. Di kertas ujian, sang anak hanya menggambar gambar Ibu Karen dan menuliskan 'I Want My Mom'," kata salah satu karyawan Pertamina kepada detikFinance di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Selasa (30/9/2014).

Anak ke-3 ini, menurut Karen merupakan salah satu putra tercintanya karena ia menantikan waktu yang lama hingga bisa melahirkan kembali. Jarak antara anak ke-2 dan ke-3 relatif jauh.

Karen, di depan seluruh karyawan yang hadir di lantai M dan mendengarkan penjelasan via teleconference, mengungkapkan bahwa keluarga sebagai prioritas.

"Ibu bilang pekerjaan nomer dua," sebutnya.

Usai acara, sang putra ke-3 yang menjadi alasan resign menyambut kehadiran sang bunda yang juga Dirut Pertamina itu di lobi. Tampak sang putra membawa bunga untuk diberikan kepada Karen yang terlihat berkaca-kaca disambut oleh sang putra.

"Ibu Karen sempat terdiam dan menangis mendapat kejutan dari anak ke-3," jelasnya.
Halaman 2 dari 5
(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads