Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung menilai perlunya disiapkan kompensasi untuk masyarakat miskin. Namun kompensasi juga harus bersifat tepat sasaran dan memiliki kualifikasi penerima yang tepat.
"Jadi bantuan langsung itu bersifat bersyarat. Tidak yang asal dibagikan saja," ungkap pria yang biasa disapa CT ini di kantornya, Jakarta, Kamis (2/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Supaya ada unsur memaksa agar keluarganya memiliki kehidupan yang lebih baik," imbuhnya.
Selain itu, kewajiban masyarakat miskin memastikan anaknya yang berumur di bawah lima tahun (balita) mendapat imunisasi.
"Atau bisa juga ibu-ibu hamil harus mendapatkan perawatan rutin di Puskesmas tentang kehamilannya," kata CT.
Menurutnya selama ini subsidi hanya dinikmati kalangan masyarakat kelas menengah ke atas. Sehingga, sekarang sudah saatnya masyarakat miskin yang mendapatkannya.
"Jadi subsidi seharusnya untuk orang miskin saja," tukasnya.
Pada APBN Perubahan 2014 telah disiapkan dana cadangan sebesar Rp 5 triliun yang bisa dipakai sebagai kompensasi.
(mkl/hen)











































