"Petani, nelayan dan industri rumah tangga kecil harus mendapat prioritas," ujar Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Franky Sibarani saat dihubungi detikFinance, Sabtu (4/10/2014).
Prioritas yang dimaksud, lanjut dia adalah prioritas kemudahan akses terhadap bahan bakar itu sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berpendapat, Selama ini kelompok usaha dari 3 sektor tersebut kesulitan memperoleh bahan bakar seperti solar untuk mendukung kegiatan operasional mereka. Ini karena ada larangan membeli BBM dengan jeriken.
"Mereka kan nggak boleh beli pakai jeriken. Masa petani harus bawa traktornya ke SPBU kalau mau isi BBM. Atau nelayan masa harus bawa perahunya. Makanya, kompensasi untuk ketiga sektor ini kalau harga BBM-nya naik ya aksesnya dipermudah. Jangan sudah mahal, dapatnya susah pula," pungkasnya.
(ang/ang)











































