Karen akan mengisi berbagai seminar-seminar di Harvard Kennedy School. Ia tergabung menjadi member atau anggota aktif, untuk menjadi pemateri pada acara seminar terkait energi.
Karen pun meluruskan pemberitaan sebelumnya yang mengatakan dirinya akan menjadi pengajar. Ia hanya sebatas mengisi seminar bukan sebagai pengajar atau dosen di Harvard.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wanita berumur 56 tahun ini menambahkan, anggota dari forum seminar datang dari berbagai kalangan seperti eks Presiden Meksiko, hingga anggota Gedung Putih AS. Alhasil, Karen akan duduk sejajar dengan ahli-ahli energi dunia.
Ia akan terlibat aktif pada setiap acara seminar untuk menyampaikan ide, atau menerima gagasan baru terkait energi.
"Semua akan dipelajari di Harvard. Ini akan menjadi masukan yang baik untuk Presiden Jokowi," jelasnya.
Karen akhir bulan ini, direncanakan memulai mengisi sesi sebagai pemateri pada acara seminar di Harvard Kennedy School. "Saya berangkat akhir bulan ini. Ini seminar pertama di Harvard," ujarnya.
(feb/dnl)











































