Karen mengatakan, dirinya tidak mau berkomentar menyangkut urusan Pertamina.
"Saya nggak mau berkomentar terkait Pertamina," kata Karen saat acara perpisahan dengan awak media, di OPEN Restaurant, Doubletree by Hilton, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (5/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya nggak mau menanggapi wacana. Kita lihat keputusan pemerintah," sebutnya.
Namun, Pertamina selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang 100% sahamnya dikuasai pemerintah, akan mengikuti keputusan tetap dari Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).
"Petral 100% milik Pertamina, Pertamina 100% milik negara," ujarnya.
(feb/dnl)











































