Ketua Umum Apemindo Poltak Sitanggang menuturkan, pihaknya batal menggelar pertemuan pengusaha mineral se Indonesia. Pertemuan ini turut mengundang berbagai investor dari asing.
Tujuan pertemuan ini adalah mendorong investasi pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian, atau smelter. Sekaligus membantu pemerintah mewujudkan undang-undang (UU) mineral dan batubara (Minerba).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalangan usaha, kata Poltak, tidak bisa menutup mata atas pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Masyarakat (MPR) yang membuat kondisi politik panas. Sehingga lebih baik agenda penting tersebut ditunda.
"Dalam proses pemilihan itu, saya mau sampaikan kita dapatkan berita sedih akibat proses politik tersebut. Akhirnya terpaksa acara ini ditunda," ujar Poltak.
Secara keberlangsungan, artinya investasi untuk pembangunan smelter akan tertunda. Apalagi di tengah kondisi perekonomian global yang sulit. Untuk menanamkan modal di dalam negeri akan menimbulkan banyak kekhawatiran bagi investor.
"Ingin bangkit dengan investasi baru di smelter. Tapi justru ada permasalahan politik yang akhirnya membuat investor tak jadi berinvestasi di Indonesia," terangnya.
(mkl/dnl)











































