Politik RI 'Panas', Pengusaha Tambang Batal Bertemu Investor Asing

Politik RI 'Panas', Pengusaha Tambang Batal Bertemu Investor Asing

- detikFinance
Rabu, 08 Okt 2014 11:33 WIB
Politik RI Panas, Pengusaha Tambang Batal Bertemu Investor Asing
Jakarta - Kondisi politik yang memanas beberapa waktu terakhir, memberi dampak negatif bagi kalangan pengusaha. Salah satunya kelompok pengusaha mineral, dalam Asosiasi Pengusaha Mineral Indonesia (Apemindo).

Ketua Umum Apemindo Poltak Sitanggang menuturkan, pihaknya batal menggelar pertemuan pengusaha mineral se Indonesia. Pertemuan ini turut mengundang berbagai investor dari asing.

Tujuan pertemuan ini adalah mendorong investasi pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian, atau smelter. Sekaligus membantu pemerintah mewujudkan undang-undang (UU) mineral dan batubara (Minerba).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kekacauan politik, telah menimbulkan kekacauan baru dalam investasi yang dijalani sekarang. Seharusnya 13-14 Oktober kita akan lakukan pertemuan besar untuk investasi smelter," papar Poltak dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/10/2014)

Kalangan usaha, kata Poltak, tidak bisa menutup mata atas pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Masyarakat (MPR) yang membuat kondisi politik panas. Sehingga lebih baik agenda penting tersebut ditunda.

"Dalam proses pemilihan itu, saya mau sampaikan kita dapatkan berita sedih akibat proses politik tersebut. Akhirnya terpaksa acara ini ditunda," ujar Poltak.

Secara keberlangsungan, artinya investasi untuk pembangunan smelter akan tertunda. Apalagi di tengah kondisi perekonomian global yang sulit. Untuk menanamkan modal di dalam negeri akan menimbulkan banyak kekhawatiran bagi investor.

"Ingin bangkit dengan investasi baru di smelter. Tapi justru ada permasalahan politik yang akhirnya membuat investor tak jadi berinvestasi di Indonesia," terangnya.

(mkl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads