PLN Punya 150 Pegawai Berani Mati yang Dilatih Kopassus

PLN Punya 150 Pegawai Berani Mati yang Dilatih Kopassus

- detikFinance
Jumat, 10 Okt 2014 11:35 WIB
PLN Punya 150 Pegawai Berani Mati yang Dilatih Kopassus
Jakarta -

Untuk menjaga suplai listrik ke masyarakat selama 24 jam, PT PLN (Persero) memiliki 150 pekerja berani mati, untuk memperbaiki dan memelihara peralatan listrik bertegangan tinggi.

Kepala Satuan Operasional Performance, Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali (P3B) PLN Sri Lasti mengatakan, unit khusus ini bertugas memperbaiki jaringan listrik, trafo listrik, dan gardu listrik yang bertegangan tinggi.

"Unit ini khusus karena tidak mudah untuk melaksanakan pekerjaan ini. Risikonya tinggi, sedikit saja kesalahan dalam sedetik badan gosong alias tewas tersengat listrik. Maka tidak heran unit ini disebut teman-teman sebagai unit berani mati," ungkap Sri ditemui detikFinance di Pameran Inovasi PLN, di Kantor Pusat PLN, Jumat (10/10/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sri mengatakan, unit ini disebut PDKB (Pekerjaan Dalam Kondisi Bertegangan) 150.000 volt. Di Jawa-Bali ada 5 unit dan setiap unitnya berjumlah 30 orang.

"Tim ini harus siap 24 jam kalau ada gangguan atau kerusakan listrik," ucapnya.

Ia menambahkan, orang yang bekerja di unit ini selain harus paham secara teknis, dia harus andal memanjat tower listrik yang tingginya 70-80 meter.

"Bahkan calon pegawai di unit ini harus dilatih dulu oleh Kopassus, mereka harus disiplin. Ini pekerjaan unik dan butuh keberanian diri, karena mereka berurusan dengan listrik yang tegangannya hingga 150.000 volt, yang 200 volt saja kalau kena orang bisa nyawa langsung melayang," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads