"Skenario Bandung ini merupakan sketsa atau gambaran kondisi energi kita khususnya 2030, ini bukan ramalan, bukan cita-cita, tapi gambaran apa yang akan terjadi pada 2030, di sinilah skenario planning disusun dan apa yang harus dilakukan, tantangan apa yang akan dihadapi," kata Kepala UKP4 Kuntoro Mangkusubroto di acara Peluncuran Skenario Bandung di Kantor PLN Pusat, Jakarta Selatan, Selasa (14/10/2014).
Kuntoro mengatakan, Skenario Bandung ini disusun oleh 28 pakar, tokoh, pelaku bisnis dan pemerintah serta DPR yang dipilih secara ketat. "28 orang ahli ini dikumpulkan di Bandung selama dua minggu," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada Skenario Bandung sendiri, dirancang untuk membantu mengembangkan dan menguji kebijakan sektor energi masa depan, ada 4 macam skenario yakni Skenario Ombak, Badai, Batu Karang, dan Awak Kapal, di mana masing-masing skenario berisikan apa yang akan terjadi dan bagaimana antisipasinya dan apa dampaknya jika tidak dilakukan antisipasi," jelasnya.
Para tokoh yang menyusun Skenario Bandung diantaranya, pengamat eknomi Faisal Basri, Mantan Dirjen EBETK Kardaya Warnika, Dirjen EBTKE Rida Mulyana, Tri Mumpuni, Darmawan Prasojo, Afdal Bahaudin (Pertamina), Nur Pamudji (PLN), Wahid Sutopo (PGN), Dharmawan Samsu (BP), Bob Kamandanu (APBI) dan banyak lagi.
(rrd/hen)











































