Dukung Konversi BBM ke Gas, TNI dan Pertamina Buka SPBG di Mabes Cilangkap

Dukung Konversi BBM ke Gas, TNI dan Pertamina Buka SPBG di Mabes Cilangkap

- detikFinance
Selasa, 14 Okt 2014 11:40 WIB
Dukung Konversi BBM ke Gas, TNI dan Pertamina Buka SPBG di Mabes Cilangkap
Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendukung program pemerintah mewujudkan konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG). Pertamina pun hari ini mulai mengoperasikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Vi-Gas (SPBG) di Mabes TNI Cilangkap.

Peresmian SPBG itu dilakukan hari ini di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (14/10/2014). Hadir di lokasi Irjen TNI Letjen Syafril Mahyudin, Plt Dirut Pertamina Muhamad Husen, Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya.

Husen mengapresiasi TNI karena mendukung program pemerintah mengkonversi BBM ke Gas. Menurutnya, Pertamina siap bahu membahu dengan TNI di mana saja untuk mempercepat program itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Atas nama pribadi dan perusahaan izinkan kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada TNI atas kesediaannya menjadi role model. Kami sangat bangga selalu bekerjasama dengan TNI," kata Husen.

"Kami Pertamina akan siap di mana-mana, mari kita lakukan konversi BBM ke BBG dengan cepat, biar uangnya bisa dipakai ke tempat lain yang lebih cepat," sambungnya.

Dijelaskan Husen, pada tahun 2013 lalu, sudah ada sebanyak 261 converter kit yang terpasang pada kendaraan dinas TNI. Converter kit tersebut diberikan secara gratis dan merupakan pemberian pemerintah melalui Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM dalam rangka program konversi BBM ke gas.

"Harapannya tahun ini ditambahkan lagi 200 converter kit (ke kendaraan dinas TNI-red). Diharapkan sebelum Desember sudah terpasang semua," ucap Husen.

SPBG Vi-Gas itu rampung dibangun pada 19 September 2014 dan dibuat satu area di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Denma Mabes TNI Cilangkap. SPBG VI-Gas itu memiliki 1 buah dispenser dan 2 buah nozzle.

Luas lahan yang dipakai membangun SPBG Vi-Gas itu 1.200 meter persegi. Kapasitas tangki timbunnya 6 metrik ton atau setara 11.800 liter Vi-Gas. Biaya yang dikeluarkan untuk membangun SPBG itu cukup besar.

"Kalau converter dan kelengkapannya itu Rp 1,4 miliar. Dengan kanopi dan pengecoran seperti di sini, itu sekitar Rp 2 miliar," ucap Hanung.

Irjen TNI Letjen Syafril Mahyudin dalam kesempatan itu membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko. Jenderal bintang empat itu berharap pembangunan SPBG Vi-Gas di Mabes TNI Cilangkap bisa mendukung pelaksanaan tugas TNI.

"Saya menyambut gembira atas dibangunnya stasiun pompa BBG di Mabes TNI Cilangkap. Dengan harapan stasiun BBG ini akan memperbesar efektifitas pelaksanaan tugas TNI pada masa yang akan datang. Kita berharap pembangunan SPBG ini dapat membantu memperingan beban pemerintah terkait dengan kondisi perminyakan di indonesia," kata Syafril.

(bar/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads